Tumblr of ayey-ayey!
The Name's Muhammad Asril Zalmi Tanjung.
INDONESIAN. An extra-active boy. Psychology Student of University of Indonesia. Obsessed with yoghurt and green. Loves dance and act. Likes to read novel, especially fantasy and comedy, but not really into teenlit or romance. Really LOVE FERGIE and THE PUSSYCAT DOLLS. Also listening PATD, The All American Reject, and FOB. A maniac of strawberry taste (i dont care what's the problem being a boy loves strawberry), green, Harry Potter, and durian.

 

Heart and Mind

Kalau anda masih memiliki hati dan pikiran, seharusnya anda tidak berbuat seperti ini.
Anda tahu saya dengan sangat jelas memperlihatkan bahwa saya menyukai anda, bahwa saya tinggal menunggu respon dari anda. Namun baru sekarang ini saya tahu bahwa anda tidak menyukai saya, itupun dengan sebuah pertengkaran…

Kalau anda masih memiliki hati dan pikiran, seharusnya anda tidak berbuat seperti ini. Anda tidak menyukai saya, namun anda memperlakukan saya dengan sangat baik tanpa ada sikap ‘penolakan’ terhadap apa yang sudah saya tunjukkan kepada anda selama ini. Dan pada akhirnya hal tersebut membuat saya bertanya-tanya mengenai respon anda terhadap sikap saya, dan dengan pengharapan yang sangat besar dari hati saya berdasarkan perlakuan yang anda berikan selama ini kepada saya.

Kalau anda masih memiliki hati dan pikiran, seharusnya anda tidak berbuat seperti ini. Anda tidak seharusnya memperlakukan saya seperti itu dengan alasan bahwa anda adalah seorang yang dependen dan butuh perhatian dan kasih sayang dari saya sebagai kakak laki-laki anda. Anda terlalu egois mengutarakan hal itu demi kepentingan diri anda sendiri sementara anda mempermainkan hati saya.

Kalau anda masih memiliki hati dan pikiran, seharusnya anda tidak berbuat seperti ini. Anda paling tidak seharusnya meminta maaf kepada saya setelah semuanya terungkap melalui pertengkaran kemarin. Memang saya tidak punya hak apapun untuk memaksa anda mencintai saya, namun anda sangat keterlaluan sekali dengan mempermainkan hati saya setelah semua pengorbanan yang telah saya lakukan sampai saat ini kepada anda. Jangankan meminta maaf, anda bahkan tidak pernah menghubungi saya lagi dan bahkan malah mengumbar-ngumbar hubungan anda dengan orang lain.

Tentu hati saya masih sakit, namun maaf tidak akan ada lagi celah untuk anda. Saya tidak berharap anda membaca ini, lebih baik anda menyadarinya sendiri tanpa bantuan tulisan ini. Motivasi saya menulis ini karena saya tak bisa menahan rasa sakit ini sendiri. Untuk menghubungi anda terlebih dahulu, tak akan saya lakukan. Karena saya masih merasa saya lah yang menjadi korban disini. Sekarang saya akan mencoba untuk melupakan anda, jika anda punya itikad baik untuk meminta maaf mungkin kita masih bisa berteman. Terima kasih untuk semua pengalaman yang telah kita lalui bersama :D

Blog comments powered by Disqus